
Jarang diketahui, 5 beasiswa S1–S3 luar negeri ini punya benefit lengkap dan persaingan lebih longgar. Peluang lolos jauh lebih besar.
PipTrail – Beasiswa luar negeri masih menjadi impian banyak pelajar Indonesia untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi akademik, serta membangun jaringan global. Namun, tingginya minat sering kali membuat persaingan beasiswa arus utama sangat ketat. Ribuan pelamar dari berbagai negara berlomba memperebutkan kuota yang terbatas, sehingga peluang lolos menjadi semakin kecil.
Di tengah kondisi tersebut, terdapat sejumlah beasiswa S1 hingga S3 yang tergolong underrated atau kurang populer. Padahal, cakupan pendanaannya lengkap dan universitas tujuan memiliki reputasi internasional. Karena kurang dikenal, jumlah pelamarnya relatif lebih sedikit sehingga tingkat kompetisi lebih rendah dibandingkan beasiswa mainstream.
Dengan strategi yang tepat dan persiapan matang, beasiswa-beasiswa underrated ini dapat menjadi jalur strategis bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di luar negeri tanpa harus bersaing terlalu ketat.
Keuntungan Memilih Beasiswa Underrated
Beasiswa yang kurang populer bukan berarti kualitasnya rendah. Justru banyak di antaranya menawarkan fasilitas dan dukungan akademik yang sangat kompetitif. Beberapa keuntungan memilih beasiswa underrated antara lain:
- Peluang lolos lebih besar karena peminat lebih sedikit
- Cakupan pendanaan yang tetap lengkap
- Akses ke universitas top dunia
- Dukungan akademik dan jaringan global
Berikut lima beasiswa S1 hingga S3 luar negeri yang layak dipertimbangkan.
1. International Scientia Coursework Scholarship – UNSW Sydney
Beasiswa International Scientia Coursework Scholarship merupakan salah satu penghargaan unggulan di University of New South Wales (UNSW) Sydney, Australia. Program ini ditujukan bagi mahasiswa internasional berprestasi yang ingin menempuh studi sarjana maupun pascasarjana berbasis coursework.
Beasiswa ini memberikan pembebasan biaya kuliah penuh atau kontribusi hingga AU$20.000 per tahun selama masa studi. Selain dukungan finansial, penerima beasiswa juga berkesempatan mengikuti berbagai program pengembangan profesional dan kegiatan networking yang diselenggarakan universitas.
Persyaratan utama beasiswa ini meliputi prestasi akademik tinggi, kemampuan kepemimpinan, serta keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler atau pengalaman komunitas.
2. Australian Government Research Training Program (RTP) – University of Adelaide
Research Training Program (RTP) merupakan beasiswa dari pemerintah Australia yang disalurkan melalui universitas-universitas mitra, termasuk University of Adelaide. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh studi S2 dan S3 berbasis riset.
Cakupan beasiswa RTP meliputi biaya kuliah penuh serta tunjangan hidup tahunan yang nilainya sangat kompetitif. Program ini dirancang untuk mendorong penelitian berkualitas tinggi dan pengembangan ilmuwan global.
Karena fokus pada riset, beasiswa ini cocok bagi pelamar yang memiliki minat kuat di bidang akademik dan penelitian.
3. Science@Leuven Scholarship – KU Leuven
Science@Leuven Scholarship merupakan program beasiswa prestisius bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh program Master di bidang sains di KU Leuven, Belgia. Universitas ini dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tertua dan terbaik di Eropa.
Beasiswa ini memberikan tunjangan tahunan sekitar €12.000, yang dapat digunakan untuk biaya hidup dan sebagian biaya studi. Penerima beasiswa juga akan mendapatkan akses ke lingkungan riset dan akademik kelas dunia.
Program ini sangat cocok bagi pelamar dengan latar belakang sains yang kuat dan kemampuan bahasa Inggris yang baik.
4. Clarendon Scholarship – University of Oxford
Clarendon Scholarship adalah salah satu beasiswa paling prestisius di University of Oxford, Inggris. Beasiswa ini tersedia untuk mahasiswa pascasarjana tingkat Master dan PhD dari berbagai disiplin ilmu.
Clarendon menawarkan pendanaan penuh, mencakup biaya kuliah dan biaya hidup selama masa studi. Keunggulan beasiswa ini adalah proses seleksi yang terintegrasi, di mana pelamar otomatis dipertimbangkan saat mendaftar program pascasarjana di Oxford.
Meskipun kompetitif, Clarendon tetap layak dipertimbangkan karena cakupan pendanaan dan reputasinya yang sangat tinggi.
5. Maastricht University Holland High Potential Scholarship (HHPS)
Holland High Potential Scholarship (HHPS) ditawarkan oleh Maastricht University, Belanda, untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin menempuh program S1 atau S2.
Beasiswa ini memberikan dukungan biaya studi penuh atau sebagian, serta akses ke berbagai kegiatan akademik dan jaringan internasional. HHPS ditujukan bagi kandidat dengan prestasi akademik tinggi dan potensi kepemimpinan yang kuat.
Dengan sistem pendidikan Belanda yang progresif dan berorientasi global, beasiswa ini menjadi pilihan menarik bagi pelajar Indonesia.
Strategi Memaksimalkan Peluang Lolos
Untuk meningkatkan peluang lolos beasiswa underrated, pelamar disarankan:
- Memilih program yang sesuai latar belakang akademik
- Menyusun surat motivasi yang kuat dan spesifik
- Menyiapkan dokumen sejak dini
- Fokus pada kualitas aplikasi, bukan jumlah pendaftaran
Dengan pendekatan yang tepat, beasiswa underrated S1–S3 luar negeri dapat menjadi pintu masuk menuju pendidikan kelas dunia dan karier global yang lebih luas.








disposable thc vapes with potent clean flavors