Analisa USD/JPY hari ini, 2 November 2026: pasangan ini naik ke sekitar 157,73–157,85, melanjutkan pemulihan dari penurunan di bawah 157,00 setelah keputusan Bank of Japan pekan lalu, dengan bias harian naik selama harga bertahan di atas zona 157,47–157,80.
Resistance utama berada di 158,34, level tertinggi siklus terakhir, lalu 159,00. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan pemerintah siap bertindak terhadap pelemahan yen yang berlebihan atau tidak teratur, tetapi peringatan ini belum mengangkat yen. Pasar Jepang libur pada Selasa, 3 November, sehingga likuiditas sesi Asia bisa lebih tipis.

Apa yang Terjadi setelah Bank of Japan?
Bank of Japan menahan suku bunga di 1,25% pada 30 Oktober dengan voting 8–1, di mana satu anggota memilih kenaikan, dan menaikkan proyeksi inflasi. Yen sempat menguat dan USD/JPY turun ke bawah 157,00. Namun, ketidakpastian waktu kenaikan berikutnya membuat penguatan yen tidak bertahan lama. USD/JPY ditutup di sekitar 157,57 pada Jumat, naik sekitar 0,49% sepekan. Pembahasan keputusan BoJ ada di yen menguat ke 157 setelah Bank of Japan.
Mengapa Peringatan Katayama Belum Berdampak?

Peringatan verbal biasanya efektif jika pasar menilai intervensi nyata akan segera terjadi. Katayama menegaskan pernyataan bersama dengan AS tentang valas masih berlaku dan pemerintah siap bertindak terhadap pergerakan berlebihan. Namun, pasar tampaknya menilai level saat ini belum cukup ekstrem, karena pergerakan masih bertahap. Zona 160 sebelumnya dianggap sebagai area rawan intervensi.
Bagaimana Peta Level Teknikal?
| Level | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Resistance | 159,00 | Level bulat |
| Resistance | 158,34 | Cycle high |
| Harga | sekitar 157,8 | Awal pekan |
| Support | 157,75–157,80 | SMA 100 jam dan Fibonacci 23,6% |
| Support | 157,47 | Fibonacci 38,2% |
| Support | 157,21 | Fibonacci 50% |
| Support | 156,65 | Low pekan lalu |
Bagaimana Skenario Hari Ini?
- Uji 158,34: ISM manufaktur AS kuat dan yield Treasury naik; USD/JPY naik ke cycle high.
- Konsolidasi 157,2–158,3: data sesuai perkiraan dan likuiditas tipis menjelang libur Jepang.
- Turun ke 157,21 atau 156,65: risk-off atau komentar lebih tegas dari pejabat Jepang.
Bagaimana Peran Selisih Yield?
Yield obligasi pemerintah Jepang 10 tahun sempat mencapai 3,14%, tertinggi dalam sekitar 30 tahun, bulan ini. Meski demikian, selisih dengan yield Treasury 10 tahun di sekitar 4,93% masih cukup lebar untuk mendukung dolar. Selama peluang kenaikan Fed Desember sekitar 75% bertahan, tekanan pada yen cenderung berlanjut. Konsep carry trade yang memanfaatkan selisih ini dijelaskan di carry trade forex.
Bagaimana Hubungan dengan Pasangan Silang Yen?
Pelemahan yen juga terlihat pada pasangan silang seperti EUR/JPY dan GBP/JPY. EUR/JPY berada di sekitar 176 setelah euro dan yen sama-sama tertekan, sedangkan GBP/JPY didukung ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England. Jika yen menguat tajam karena intervensi, semua pasangan yen bisa turun bersamaan, sehingga trader yang memegang beberapa posisi yen sekaligus menghadapi risiko gabungan yang besar.
Apa Agenda Pekan Ini?
Libur Jepang pada Selasa, hasil pemilu sela AS pada Rabu pagi WIB, dan data tenaga kerja AS pada Jumat pukul 20.30 WIB menjadi agenda utama. Notulen rapat BoJ September dijadwalkan Kamis. Gambaran mingguan USD/JPY ada di analisa mingguan USD/JPY 2–6 November.
Bagaimana Riwayat Intervensi Yen?
Pemerintah Jepang pernah melakukan intervensi valas untuk menahan pelemahan yen ketika USD/JPY bergerak cepat dan dianggap tidak sesuai fundamental. Intervensi biasanya didahului peringatan verbal yang makin tegas, seperti penggunaan istilah “berlebihan” atau “spekulatif”. Pasar juga memperhatikan apakah pejabat menyebut kesiapan bertindak “kapan saja”. Saat ini, peringatan Katayama masih bersifat umum, sehingga pasar menilai risiko intervensi langsung belum tinggi. Namun, jika USD/JPY mendekati 159–160 dengan cepat, risiko tersebut meningkat tajam. Trader yang memegang posisi beli USD/JPY di area tersebut perlu sangat berhati-hati dan mempertimbangkan mengurangi posisi sebelum harga mendekati zona rawan. Untuk posisi jual, risiko utamanya justru kelanjutan tren naik jika data AS kuat, sehingga stop loss tetap diperlukan.
Bagaimana Dampak Libur Jepang?
Pada hari libur Jepang, volume transaksi yen di sesi Asia berkurang. Likuiditas yang tipis bisa membuat harga bergerak lebih tajam terhadap berita, seperti hasil keputusan RBA pada pukul 10.30 WIB atau berita geopolitik. Pergerakan yen juga memengaruhi pasangan lain, termasuk franc sebagai sesama aset aman, seperti dibahas di analisa mingguan USD/CHF.
Bagaimana Mengelola Risiko?
Risiko utama USD/JPY adalah intervensi mendadak yang bisa menurunkan harga beberapa ratus pip dalam hitungan menit. Gunakan ukuran posisi lebih kecil saat mendekati 158,34–159,00, pasang stop loss, dan hindari menambah posisi beli hanya karena tren naik. Nilai pip sekitar ¥1.000 atau sekitar US$6,3 per lot standar pada kurs 157,8.
Pernyataan resmi tersedia di Kementerian Keuangan Jepang dan Bank of Japan.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas menggunakan leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa nilai pip USD/JPY per lot standar?
Sekitar ¥1.000 atau sekitar US$6,3 pada kurs 157,8.
Berapa USD/JPY pada 2 November 2026?
Sekitar 157,73–157,85 pada awal pekan.
Apa resistance USD/JPY terdekat?
158,34 sebagai cycle high, lalu 159,00.
Apa support USD/JPY terdekat?
157,47 dan 157,21 sebagai level Fibonacci, lalu 156,65.
Apa yang dikatakan Menteri Keuangan Jepang?
Satsuki Katayama menyatakan pemerintah siap bertindak terhadap pelemahan yen yang berlebihan atau tidak teratur.
Kapan pasar Jepang libur pekan ini?
Selasa, 3 November 2026.
