🔥 Trending:
📅 Ming, 26 Jul 2026 11:46
Platform Analisis Trading Forex Otomatis & Akurat
# Top Tags Dolar AS the FED Forex analisis teknikal Yen Jepang harga emas Dolar Australia USD/JPY
⚡ Latest Story
Ekonomi

Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras, Kejar Target 4 Juta Ton hingga September 2026

✍️ Team analisis Piptrail 📅 Juli 26, 2026 👁 2 views

Perum Bulog mencatat pengadaan setara beras dari hasil panen dalam negeri telah menembus 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026. Angka ini setara sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton, dan diharapkan turut memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Capaian Hasil Sinergi Berbagai Pihak

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mitra kerja Bulog, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat. Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Rizal pada Minggu (26/7). Ia menambahkan bahwa kolaborasi yang terjalin secara optimal antar seluruh pihak tersebut menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Bulog Optimistis Target Tercapai hingga September 2026

Dengan serapan yang telah mencapai 3,5 juta ton, tersisa sekitar 500 ribu ton lagi untuk memenuhi target pengadaan 4 juta ton. Bulog menyatakan proses penyerapan hasil panen dalam negeri terus berlangsung, dan pencapaian target diharapkan segera terpenuhi sekaligus turut memperbesar CBP sebagai instrumen stabilisasi pangan nasional. Ahmad Rizal menyampaikan keyakinannya bahwa dengan dukungan seluruh pihak, cita-cita swasembada pangan berkelanjutan akan semakin kokoh dan dapat diwujudkan secara optimal hingga akhir September 2026.

Penyerapan Tetap Berlanjut Usai Target Tercapai

Bulog memastikan penyerapan gabah dan beras dari petani tidak akan dihentikan setelah target 4 juta ton tercapai. Penyerapan ini disebut bukan sekadar mengejar angka, melainkan bagian dari penguatan kemandirian pangan nasional. Langkah berkelanjutan tersebut ditujukan untuk menjaga harga gabah tetap baik di tingkat produsen, mendukung peningkatan kesejahteraan petani, sekaligus memperbesar CBP. Ahmad Rizal menegaskan komitmen Bulog untuk terus hadir bagi petani, dengan tetap menyerap hasil panen dalam negeri semaksimal mungkin sesuai penugasan pemerintah dan kapasitas yang tersedia, meski target telah tercapai.

Baca juga, PLN EPI Kembangkan Ekosistem Hidrogen Hijau, Bidik Bahan Bakar Pesawat Rendah Karbon

Koordinasi di Sentra Produksi Diperkuat

Ke depan, Bulog akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar penyerapan gabah dan beras dapat berjalan lebih optimal, terutama di wilayah sentra produksi. Pengadaan dari dalam negeri turut ditempatkan sebagai bagian dari upaya pemerintah menuju swasembada pangan yang berkelanjutan, dengan pelaksanaannya akan dioptimalkan sesuai ketersediaan produksi nasional, penugasan pemerintah, serta kapasitas yang tersedia.

Team analisis Piptrail
Tim Analisis PipTrail