
Indeks Dolar AS (DXY) bertahan di sekitar 98,30 namun masih menghadapi tekanan kuat. Sikap dovish The Fed dan sinyal teknikal bearish menjaga risiko penurunan tetap dominan.
PipTrail – Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan upaya pemulihan terbatas dengan bertahan di kisaran 98,30 pada perdagangan terbaru. Meskipun terjadi penguatan ringan dari level terendah sejak awal Oktober, pergerakan dolar AS masih dibayangi oleh tekanan fundamental dan teknikal yang signifikan. Pelaku pasar cenderung berhati-hati karena ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih dovish terus membatasi ruang kenaikan mata uang AS.
Pemantulan yang terjadi sejauh ini belum cukup kuat untuk mengubah sentimen pasar secara keseluruhan. DXY masih kesulitan membangun momentum berkelanjutan, sehingga risiko penurunan lanjutan tetap menjadi perhatian utama dalam jangka pendek hingga menengah.
Upaya Pemulihan USD Masih Terbatas
Dolar AS sedikit menguat pada sesi Asia dan melanjutkan pemulihan dari area 97,90–97,85, yang merupakan level terendah sejak awal Oktober. Kenaikan ini mendorong DXY kembali ke zona 98,30, namun respons pasar menunjukkan bahwa minat beli masih sangat selektif.
Kondisi ini mencerminkan ketidakpastian pelaku pasar terhadap prospek kebijakan moneter AS. Ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan atau bahkan memperkuat sikap dovish membuat investor enggan mengambil posisi beli agresif pada dolar. Selama ekspektasi tersebut bertahan, potensi penguatan DXY diperkirakan akan tetap terbatas.
Selain itu, meningkatnya minat terhadap aset berisiko dan mata uang alternatif juga mengurangi daya tarik dolar sebagai aset lindung nilai jangka pendek.
Tekanan Fundamental dari Sikap Dovish The Fed
Salah satu faktor utama yang membebani pergerakan DXY adalah pandangan pasar bahwa The Fed masih akan bersikap lunak terhadap kebijakan suku bunga. Prospek penurunan suku bunga atau kebijakan moneter yang lebih akomodatif menekan imbal hasil obligasi AS, sehingga mengurangi daya tarik dolar di pasar global.
Dalam lingkungan seperti ini, setiap pemulihan dolar cenderung dipandang sebagai peluang jual, bukan awal dari tren naik baru. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam ekspektasi kebijakan The Fed, tekanan fundamental terhadap USD kemungkinan akan tetap berlanjut.
Sinyal Teknis Masih Berpihak pada Bearish
Gagal Bertahan di Atas SMA Kunci
Dari sisi teknikal, DXY menunjukkan struktur yang masih lemah. Kegagalan harga untuk bertahan di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari menjadi sinyal negatif yang penting. Penembusan lanjutan ke bawah SMA 100-hari semakin memperkuat dominasi penjual di pasar.
Saat ini, SMA 100-hari berada di sekitar 98,63 dan bertindak sebagai resistance terdekat. Selama harga tetap berada di bawah level ini, tekanan jual diperkirakan masih mendominasi.
Konfigurasi Moving Average Bearish
Posisi SMA 100-hari yang datar di bawah SMA 200-hari yang menurun menciptakan pengaturan teknikal bearish klasik. Kondisi ini menunjukkan bahwa tren jangka menengah masih condong ke bawah, dan pemulihan yang terjadi sejauh ini belum cukup untuk membalikkan arah tren.
Indikator Momentum: Tekanan Mulai Mereda, Tapi Belum Berbalik
MACD Masih di Zona Negatif
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berada di bawah garis sinyal dan di bawah garis nol. Meskipun histogram negatif mulai menyusut, yang menandakan pelemahan tekanan jual, sinyal ini belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.
Penyusutan histogram lebih mencerminkan fase konsolidasi atau koreksi teknikal, bukan perubahan sentimen yang signifikan.
RSI Dekat Batas Bawah Netral
Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar level 35, mendekati batas bawah zona netral. Kenaikan tipis RSI mengindikasikan adanya stabilisasi sementara, namun masih jauh dari kondisi yang mendukung reli yang kuat.
Untuk memperkuat skenario pemulihan, RSI perlu menembus dan bertahan di atas level 50. Tanpa konfirmasi tersebut, setiap kenaikan berpotensi bersifat sementara.
Level Kunci yang Perlu Diperhatikan
Resistance Penting di 99,25
SMA 200-hari yang menurun di sekitar 99,25 menjadi penghalang utama bagi DXY. Selama harga gagal menembus dan bertahan di atas level ini, bias jangka menengah akan tetap negatif.
Penembusan berkelanjutan di atas 99,25 berpotensi mengubah sentimen pasar menjadi lebih positif dan membuka ruang pemulihan yang lebih luas.
Risiko Penurunan Masih Terbuka
Selama DXY berada di bawah filter tren utama dan indikator teknikal belum memberikan sinyal pembalikan yang jelas, risiko penurunan lanjutan tetap ada. Area support di dekat level terendah sebelumnya kembali menjadi fokus jika tekanan jual meningkat.
Rebound Rapuh, Bias Tetap Lemah
Indeks Dolar AS saat ini berada dalam fase pemulihan yang rapuh di sekitar 98,30. Tekanan dari ekspektasi dovish The Fed dan struktur teknikal bearish membuat potensi kenaikan masih sangat terbatas. Selama DXY gagal merebut kembali level resistance utama, bias pasar cenderung tetap lemah dengan risiko penurunan lanjutan yang masih terbuka.






