Data ekspor Tiongkok naik 3,8% dan impor 2,8% diperkirakan menggerakkan AUD/USD menjelang rilis neraca perdagangan dan keputusan bank sentral.
PipTrail – Neraca Perdagangan Tiongkok menjadi salah satu indikator ekonomi global yang paling diperhatikan, terutama oleh para pelaku pasar komoditas dan forex. Sebagai negara dengan aktivitas perdagangan terbesar di dunia, setiap perubahan pada data ekspor dan impor Tiongkok dapat memicu volatilitas signifikan, terutama pada pasangan mata uang AUD/USD yang sangat sensitif terhadap dinamika ekonomi Tiongkok.
Artikel ini membahas jadwal rilis, proyeksi data, alasan mengapa indikator ini memengaruhi AUD/USD, hingga skenario pergerakan pasar setelah laporan resmi dirilis.
Jadwal Rilis Neraca Perdagangan Tiongkok
Data terbaru Neraca Perdagangan Tiongkok untuk periode November akan dirilis oleh Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok pada:
- Hari: Senin
- Waktu: 03.00 GMT
- Periode: November
Rilis ini rutin memberikan dampak besar bagi pasar Asia-Pasifik, terutama komoditas dan mata uang yang memiliki keterkaitan erat dengan perdagangan Tiongkok, termasuk dolar Australia.
Perkiraan Data Neraca Perdagangan Tiongkok
Para ekonom memperkirakan bahwa surplus perdagangan Tiongkok akan mengalami pelebaran signifikan. Berikut prediksinya:
- Surplus perdagangan: naik menjadi $100,20 miliar
- Surplus sebelumnya: $90,07 miliar
- Ekspor: berpotensi tumbuh 3,8%
- Impor: diproyeksikan naik 2,8%
Jika perkiraan ini akurat, maka data tersebut menunjukkan kondisi perdagangan yang menguat, dengan ekspor yang semakin pulih dan impor yang meningkat seiring perbaikan permintaan domestik.
Kombinasi surplus yang melebar dan kenaikan ekspor biasanya memberikan sentimen positif bagi pasar komoditas dan ekonomi terkait, termasuk Australia.
Mengapa Neraca Perdagangan Tiongkok Mempengaruhi AUD/USD?
AUD dikenal sebagai mata uang berisiko yang sangat terhubung dengan siklus komoditas dan kinerja ekonomi Tiongkok. Ada tiga alasan utama mengapa Neraca Perdagangan Tiongkok dapat memicu pergerakan signifikan pada AUD/USD.
1. Tiongkok adalah Mitra Dagang Terbesar Australia
Sebagian besar ekspor Australia—terutama bijih besi, batu bara, gas alam, dan produk energi—ditujukan ke Tiongkok. Ketika Tiongkok menunjukkan surplus perdagangan yang kuat, hal ini sering diikuti oleh meningkatnya permintaan impor, termasuk dari Australia.
2. Data Perdagangan Mencerminkan Kesehatan Ekonomi Tiongkok
Jika ekspor Tiongkok meningkat, berarti ekonomi global memiliki permintaan yang tinggi. Sebaliknya, impor yang tumbuh menunjukkan bahwa aktivitas domestik Tiongkok sedang pulih. Kedua kondisi tersebut biasanya menjadi angin segar bagi AUD.
3. AUD Mengikuti Sentimen Risiko
Ketika data ekonomi Tiongkok positif, pasar cenderung berada dalam mode risk-on. Ini mendorong penguatan AUD, sementara kondisi sebaliknya membuat AUD melemah.
Dengan hubungan yang erat ini, tidak mengherankan jika rilis Neraca Perdagangan Tiongkok sering memicu volatilitas tinggi pada pasangan AUD/USD.
Analisis Teknis AUD/USD Menjelang Rilis Data
Menjelang pengumuman data terbaru, AUD/USD diperdagangkan dalam tekanan. Pasar bersikap hati-hati karena rilis data ini berdekatan dengan keputusan suku bunga Bank Sentral Australia (RBA) dan Federal Reserve AS.
Berikut level teknis yang diawasi banyak trader:
Resistance
- 0.6650 – level tertinggi 5 Desember
- 0.6688 – level tertinggi 16 September
- 0.6707 – level tertinggi 17 September
Support
- 0.6598 – level terendah 4 Desember
- 0.6532 – level terendah 1 Desember
- 0.6520 – EMA 100-hari
Pergerakan AUD/USD diperkirakan akan sangat dinamis setelah rilis data, terutama jika hasilnya jauh dari ekspektasi pasar.
Skenario Dampak Neraca Perdagangan Tiongkok terhadap AUD/USD
Untuk mempermudah analisis, berikut tiga skenario yang mungkin terjadi setelah data dirilis.
1. Data Lebih Baik dari Perkiraan (Bullish AUD/USD)
Jika surplus perdagangan melebar melampaui proyeksi $100 miliar atau jika ekspor tumbuh lebih tinggi, AUD berpeluang menguat.
Target kenaikan:
- 0.6650
- 0.6688
- 0.6707
Momentum bullish bisa berlanjut jika sentimen global mendukung.
2. Data Sesuai Perkiraan (Netral)
Jika data selaras dengan proyeksi, pasar mungkin bergerak sideways. AUD/USD akan menunggu katalis berikutnya, yakni keputusan RBA atau arah kebijakan The Fed.
3. Data Lebih Buruk dari Perkiraan (Bearish AUD/USD)
Jika surplus melambat, atau lebih buruk lagi—ekspor melemah—AUD/USD berisiko turun.
Target penurunan:
- 0.6598
- Jika jebol: 0.6532
- Lanjutan: 0.6520 (EMA 100-hari)
Dalam skenario ini, mode risk-off bisa semakin menekan dolar Australia.
Neraca Perdagangan Tiongkok adalah indikator penting yang secara langsung memengaruhi AUD/USD. Dengan proyeksi surplus yang meningkat pada periode November, pasar berharap adanya sentimen positif, meski tetap berhati-hati menghadapi keputusan bank sentral.
Bagi trader, tiga faktor perlu diperhatikan secara bersamaan:
- hasil rilis data perdagangan Tiongkok
- arah kebijakan suku bunga RBA dan The Fed
- dinamika risk-on dan risk-off
Kombinasi faktor-faktor tersebut akan membentuk arah pergerakan AUD/USD dalam waktu dekat maupun jangka menengah.







