EUR/USD Bertahan di 1,1680

EUR/USD bergerak di sekitar 1,1680 dengan RSI 42,6 dan berada di bawah EMA utama. Momentum melemah membuka risiko penurunan lanjutan.

PipTrail – Pasangan mata uang EUR/USD bergerak relatif stabil setelah mencatatkan empat sesi penurunan beruntun. Pada perdagangan sesi Asia, Kamis, euro diperdagangkan di kisaran 1,1680, mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah melemahnya momentum teknikal. Pergerakan harga saat ini menunjukkan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda, meskipun laju penurunan mulai melambat.

Secara teknikal, struktur harga masih condong ke arah netral hingga bearish, dengan indikator utama belum memberikan sinyal pemulihan yang meyakinkan.

Sinyal RSI Mengindikasikan Momentum Melemah

RSI Bertahan di Bawah Level Kunci

Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di 42,6, level yang berada di bawah garis tengah 50. Posisi ini mengindikasikan bahwa momentum bullish belum cukup kuat untuk mendorong reli yang berkelanjutan. Selama RSI tetap bertahan di bawah 50, tekanan dari sisi penjual cenderung masih dominan.

Kondisi ini mencerminkan bahwa pasar masih berhati-hati dalam mengambil posisi beli baru, terutama setelah koreksi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Bias Netral ke Bearish Masih Terjaga

RSI yang bergerak di area netral-ke-bearish menunjukkan bahwa EUR/USD belum memasuki fase jenuh jual. Artinya, masih terdapat ruang bagi pelemahan lanjutan apabila tekanan teknikal kembali meningkat. Hal ini membuat upaya pemulihan harga berpotensi terbatas dalam jangka pendek.

Posisi Harga di Bawah EMA Tekankan Tekanan Jangka Pendek

EMA Jangka Pendek Menjadi Hambatan

Secara teknikal, EUR/USD saat ini diperdagangkan di bawah Exponential Moving Average (EMA) sembilan-hari, yang berada di sekitar 1,1711. EMA jangka pendek ini mulai miring ke bawah, menandakan melemahnya momentum ke atas dan meningkatnya tekanan jual dalam jangka pendek.

Selama harga berada di bawah level ini, pergerakan naik cenderung akan menghadapi hambatan yang signifikan.

EMA 50-Hari Jadi Penentu Arah Menengah

Harga juga berada sedikit di bawah EMA 50-hari di 1,1682, yang berperan sebagai indikator momentum jangka menengah. Rata-rata bergerak ini masih relatif datar, mencerminkan ketidakpastian arah pasar.

Penutupan harian yang jelas di bawah EMA 50-hari dapat menjadi sinyal tambahan bahwa tekanan bearish mulai mendominasi struktur harga jangka menengah.

Risiko Penurunan Masih Terbuka

Target Bawah di Area Terendah Bulanan

Apabila EUR/USD gagal bertahan di atas EMA 50-hari dan tekanan jual berlanjut, pasangan ini berpotensi menguji terendah bulanan di 1,1589, yang tercatat pada awal Desember. Level tersebut menjadi area support penting yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.

Pelemahan menuju zona tersebut akan mempertegas bahwa momentum jangka menengah telah beralih ke arah bearish.

Sentimen Jual Masih Membatasi Rebound

Struktur teknikal saat ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi cenderung bersifat korektif. Selama tidak ada katalis kuat yang mendorong perubahan sentimen, tekanan dari sisi bawah masih membatasi potensi penguatan euro terhadap dolar AS.

Peluang Rebound Tetap Ada di Atas Resistance Kunci

EMA Sembilan-Hari sebagai Level Pemicu

Di sisi atas, rebound di atas EMA sembilan-hari di 1,1711 akan menjadi sinyal awal bahwa momentum mulai membaik. Penembusan level ini dapat membuka ruang bagi penguatan lanjutan dan menarik kembali minat beli jangka pendek.

Namun, konfirmasi tambahan tetap diperlukan untuk memastikan perubahan arah yang berkelanjutan.

Target Kenaikan Jangka Pendek dan Menengah

Jika momentum positif berhasil terbentuk, EUR/USD berpotensi menargetkan tertinggi tiga bulan di 1,1808, yang tercatat pada akhir Desember. Penembusan di atas level tersebut akan memperbaiki struktur teknikal dan membuka jalan menuju 1,1918, yang merupakan level tertinggi sejak pertengahan 2021.

Meski demikian, skenario bullish ini masih bergantung pada kemampuan harga untuk bertahan di atas resistance kunci dan membalikkan indikator momentum.

Pergerakan Euro terhadap Mata Uang Utama

Kinerja Euro Relatif Beragam

Dalam perdagangan hari ini, euro menunjukkan kinerja yang beragam terhadap mata uang utama lainnya. Mata uang tunggal Eropa ini tercatat sebagai yang terkuat terhadap Dolar Selandia Baru, sementara pergerakannya relatif terbatas terhadap dolar AS dan yen Jepang.

Kondisi ini mencerminkan bahwa tekanan pada EUR/USD lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika dolar AS ketimbang pelemahan euro secara luas.

Fokus Pasar Masih pada Arah Momentum

Secara keseluruhan, pelaku pasar masih menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas. Selama indikator teknikal utama belum menunjukkan sinyal pembalikan yang tegas, EUR/USD diperkirakan akan bergerak dalam kisaran terbatas dengan bias melemah.

EUR/USD bertahan di sekitar 1,1680, namun struktur teknikal menunjukkan momentum yang masih rapuh. Selama harga berada di bawah EMA jangka pendek dan RSI bertahan di bawah 50, risiko penurunan tetap terbuka. Meski peluang rebound masih ada, penguatan membutuhkan penembusan resistance penting untuk mengubah bias pasar secara signifikan.

Related Posts

BoJ Tegaskan Normalisasi, USD/JPY Melemah di 158,52

Bank of Japan menegaskan normalisasi kebijakan moneter dan potensi kenaikan suku bunga bertahap, sementara USD/JPY melemah dan bergerak di kisaran 158,52. PipTrail –  Gubernur Bank of Japan (BoJ), Kazuo Ueda,…

Emas Bertahan di $4.600 usai Rekor $4.643

Harga emas bertahan di sekitar $4.600 setelah pullback dari rekor $4.643, tertekan dolar menguat, data AS solid, dan meredanya risiko geopolitik, tetapi prospek tetap bullish. PipTrail – Harga emas (XAU/USD)…

One thought on “EUR/USD Bertahan di 1,1680

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *