Prakiraan EUR/USD, Sinyal Bearish Kuat, Harga Terancam Jatuh ke 1,1589

Prakiraan harga EUR/USD terbaru menunjukkan tekanan bearish menuju 1,1650. RSI di bawah 50 dan harga tertahan di EMA memperkuat potensi penurunan lanjutan.

PipTrail – Pasangan mata uang EUR/USD kembali bergerak melemah setelah mencatatkan kenaikan moderat pada sesi sebelumnya. Pada perdagangan sesi Asia hari Senin, EUR/USD diperdagangkan di sekitar level 1,1660, namun tekanan jual kembali muncul seiring kegagalan harga bertahan di atas area moving average penting. Kondisi ini memperkuat sinyal bahwa momentum bullish mulai memudar dan pasar cenderung berhati-hati menunggu konfirmasi arah selanjutnya.

Tekanan tersebut terlihat jelas setelah EUR/USD mundur dari area resistance di sekitar Exponential Moving Average (EMA) 50-hari. Pullback ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih memanfaatkan kenaikan harga sebagai peluang jual, bukan sebagai sinyal pembalikan tren yang solid.

Sinyal Momentum: RSI Masih Dikuasai Bearish

RSI 14-Hari Mengonfirmasi Tekanan Jual

Indikator momentum Relative Strength Index (RSI) 14-hari saat ini berada di level 42,69. Posisi RSI yang berada di bawah garis tengah 50 menegaskan bias bearish yang masih dominan. Selain itu, arah RSI yang cenderung melambat menunjukkan bahwa tekanan jual tetap terjaga, meskipun belum mencapai kondisi jenuh jual.

RSI di area sekitar 43 mencerminkan keseimbangan rapuh antara pembeli dan penjual. Penjual masih memegang kendali, namun tanpa agresivitas berlebihan. Situasi ini sering kali mengindikasikan fase konsolidasi jangka pendek sebelum harga melanjutkan pergerakan sesuai arah tren utama.

Konsolidasi Sebelum Penurunan Lanjutan

Dengan RSI yang belum memasuki wilayah oversold, EUR/USD masih memiliki ruang untuk bergerak lebih rendah tanpa memicu aksi beli teknikal yang kuat. Hal ini membuka peluang bahwa konsolidasi di area 1,1650–1,1680 dapat menjadi jeda sementara sebelum penurunan lanjutan terjadi.

Analisis Moving Average: Momentum Naik Melemah

EMA 9-Hari dan EMA 50-Hari Menekan Harga

Analisis teknikal pada grafik harian menunjukkan bahwa EMA 9-hari sedang mengarah turun, sementara EMA 50-hari bergerak relatif datar. Harga saat ini berada di bawah kedua indikator tersebut, yang berfungsi sebagai resistance dinamis dan membatasi setiap upaya pemantulan jangka pendek.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual bersifat struktural, bukan hanya koreksi sementara. Selama EUR/USD gagal kembali dan bertahan di atas kedua EMA tersebut, potensi pemulihan akan tetap terbatas.

Tidak Ada Bearish Cross, Namun Tren Melemah

Meski belum terjadi bearish cross yang jelas—di mana moving average jangka pendek memotong ke bawah average jangka menengah—jarak antar EMA semakin menyempit. Penyempitan ini menandakan momentum tren naik sebelumnya terus melemah dan risiko perubahan arah semakin meningkat.

Dengan tren naik yang memudar namun belum sepenuhnya berbalik, pergerakan harga EUR/USD saat ini berada dalam fase transisi yang krusial.

Area Support Penting yang Perlu Diperhatikan

Target Terdekat: 1,1589

Di sisi bawah, EUR/USD berpotensi menguji area support di sekitar 1,1589, yang merupakan level terendah enam minggu. Level ini menjadi perhatian utama karena berfungsi sebagai penopang teknikal jangka menengah. Penurunan menuju area tersebut akan mengonfirmasi kelanjutan tekanan bearish.

Risiko Penurunan Lebih Dalam

Jika tekanan jual berhasil mendorong harga menembus di bawah 1,1589 secara meyakinkan, maka support berikutnya berada di sekitar 1,1468. Level ini merupakan titik terendah sejak Agustus 2025 dan dapat menjadi target penurunan berikutnya jika sentimen pasar tetap negatif.

Penembusan support ini berpotensi mengubah struktur tren menjadi bearish yang lebih jelas pada timeframe harian.

Resistance Kunci Penentu Arah Selanjutnya

EMA 50-Hari Sebagai Hambatan Awal

Resistance terdekat berada di EMA 50-hari di area 1,1679, yang berdekatan dengan EMA 9-hari di sekitar 1,1681. Zona ini menjadi area teknikal krusial yang menentukan apakah pemantulan bersifat sementara atau awal dari pemulihan yang lebih kuat.

Skenario Bullish Jika Breakout Terjadi

Penutupan harian di atas kedua moving average tersebut akan menghidupkan kembali momentum bullish. Dalam skenario ini, EUR/USD berpotensi menargetkan level tertinggi tiga bulan di 1,1808. Jika dorongan beli berlanjut, resistance lanjutan berada di sekitar 1,1918, yang merupakan level tertinggi sejak Juni 2021.

Namun, tanpa katalis kuat, skenario bullish ini masih bersifat alternatif dibandingkan bias bearish yang sedang dominan.

EUR/USD Masih Rentan Turun

Secara keseluruhan, struktur teknikal EUR/USD saat ini masih condong bearish. RSI yang berada di bawah 50, harga yang tertahan di bawah EMA 9-hari dan EMA 50-hari, serta kegagalan menembus resistance kunci menunjukkan bahwa tekanan jual belum berakhir. Selama harga bertahan di bawah area 1,1680, risiko penurunan menuju 1,1589 bahkan 1,1468 tetap terbuka.

Pelaku pasar disarankan untuk mencermati reaksi harga di area support dan resistance terdekat guna mendapatkan konfirmasi arah pergerakan berikutnya.

Related Posts

USD/CAD Bertahan di 1,39 usai IHK AS

USD/CAD bertahan kuat di dekat 1,3900 setelah data inflasi AS sesuai ekspektasi memperkuat pandangan The Fed yang berhati-hati. Kenaikan harga minyak akibat ketegangan Iran berpotensi membatasi penguatan dolar AS terhadap…

IHSG Pecahkan Rekor 9.021, Investor Tahan Gas Jelang BI

IHSG mencetak rekor tertinggi baru di 9.021,14 namun bergerak tertahan setelahnya. Minim katalis domestik membuat investor menahan aksi jelang keputusan suku bunga Bank Indonesia pekan depan, sementara emas Antam kembali…

One thought on “Prakiraan EUR/USD, Sinyal Bearish Kuat, Harga Terancam Jatuh ke 1,1589

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *