GBP/USD Stabil di 1,33

GBP/USD berkonsolidasi di atas area 1,3300 menjelang keputusan suku bunga Bank of England dan rilis IHK AS. Data inflasi Inggris yang melemah dan ekspektasi The Fed membentuk arah pergerakan selanjutnya.

PipTrail – Pasangan mata uang GBP/USD bergerak tanpa arah yang jelas dan bertahan di atas pertengahan area 1,3300-an pada perdagangan Kamis. Pergerakan yang relatif sempit ini mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar yang memilih menunggu keputusan kebijakan Bank of England (BoE) serta rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat. Dalam kondisi minim katalis jangka pendek, volatilitas cenderung mereda meskipun sentimen fundamental tetap aktif membentuk ekspektasi pasar.

Pergerakan Harga Terkini GBP/USD

GBP/USD berusaha melanjutkan pemantulan dari area 1,3310, yang merupakan level terendah dalam satu pekan terakhir. Namun, upaya penguatan tersebut belum membuahkan hasil signifikan. Pada sesi Asia, pasangan ini berosilasi dalam kisaran sempit dan diperdagangkan di sekitar 1,3370, turun kurang dari 0,10% secara harian.

Pergerakan yang terbatas ini menunjukkan bahwa baik pembeli maupun penjual belum memiliki keyakinan kuat untuk mendorong harga keluar dari rentang konsolidasi. Pasar cenderung menahan posisi menjelang agenda penting yang berpotensi memicu pergerakan tajam.

Fokus Pasar pada Keputusan Bank of England

Ekspektasi Penurunan Suku Bunga

Bank of England dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya dan secara luas diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Langkah ini dipandang sebagai kelanjutan dari upaya pelonggaran kebijakan setelah jeda pada bulan sebelumnya. Ekspektasi penurunan suku bunga tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membatasi penguatan Poundsterling.

Pelaku pasar menilai bahwa kondisi ekonomi domestik Inggris memberikan ruang bagi bank sentral untuk mengambil sikap yang lebih akomodatif. Oleh karena itu, setiap sinyal dovish dalam pernyataan kebijakan BoE berpotensi menekan GBP lebih lanjut.

Dampak Data Inflasi Inggris

Data inflasi terbaru dari Inggris memperkuat argumen untuk pelonggaran kebijakan. Indeks Harga Konsumen (IHK) utama tercatat naik 3,2% secara tahunan pada November, melambat tajam dari 3,6% pada bulan sebelumnya dan berada di bawah ekspektasi pasar. Perlambatan ini menunjukkan berkurangnya tekanan harga di tingkat konsumen.

Sementara itu, IHK inti yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi juga turun menjadi 3,2% secara tahunan. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya dan mengindikasikan bahwa inflasi yang mendasari ekonomi Inggris mulai mendingin secara lebih luas.

Kondisi Pasar Tenaga Kerja Inggris

Selain inflasi, pasar tenaga kerja turut menjadi perhatian utama. Tingkat pengangguran Inggris dilaporkan meningkat ke level tertinggi sejak awal 2021. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa momentum ekonomi domestik sedang melemah dan membutuhkan dukungan kebijakan moneter yang lebih longgar.

Kombinasi antara inflasi yang melambat dan melemahnya pasar tenaga kerja memberi Bank of England fleksibilitas lebih besar untuk memangkas suku bunga. Namun demikian, para penjual GBP masih terlihat berhati-hati dan belum melakukan aksi jual agresif sebelum memperoleh kejelasan arah kebijakan ke depan.

Peran Dolar AS dalam Dinamika GBP/USD

Ekspektasi Kebijakan The Fed

Di sisi lain, pergerakan GBP/USD juga dipengaruhi oleh dinamika Dolar AS. Meskipun Federal Reserve mempertahankan sikap yang relatif hati-hati, pasar telah memperhitungkan kemungkinan dua kali penurunan suku bunga tambahan pada tahun 2026. Ekspektasi ini muncul di tengah tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja Amerika Serikat.

Pandangan bahwa kebijakan moneter AS dapat menjadi lebih longgar membatasi potensi penguatan Dolar AS. Akibatnya, tekanan turun pada GBP/USD relatif tertahan meskipun Poundsterling menghadapi tantangan dari sisi domestik.

Sentimen Terhadap Kepemimpinan The Fed

Selain faktor data ekonomi, spekulasi mengenai pengganti Ketua Federal Reserve yang dipandang cenderung dovish turut menekan daya tarik Dolar AS. Sentimen ini membuat USD kesulitan mempertahankan momentum pemulihan, sehingga memberikan dukungan tidak langsung bagi pasangan GBP/USD.

Analisis Teknis dan Area Penting

Dari perspektif teknikal, area 1,3310 tetap menjadi support jangka pendek yang penting. Selama level ini bertahan, peluang terjadinya konsolidasi lanjutan masih terbuka. Di sisi atas, area 1,3400 berperan sebagai resistensi terdekat yang perlu ditembus untuk membuka ruang kenaikan lebih lanjut.

Pergerakan harga yang bertahan di dalam rentang ini mengindikasikan fase menunggu arah baru. Breakout dari salah satu sisi rentang kemungkinan akan dipicu oleh hasil keputusan BoE atau rilis data inflasi AS.

Prospek Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, arah GBP/USD sangat bergantung pada kombinasi pesan kebijakan Bank of England dan hasil data IHK AS. Nada dovish dari BoE berpotensi menekan Poundsterling, sementara data inflasi AS yang lebih lemah dapat membatasi penguatan Dolar AS.

GBP/USD saat ini berada dalam fase konsolidasi yang mencerminkan kehati-hatian pasar menjelang agenda ekonomi penting. Data inflasi Inggris yang melemah dan kenaikan pengangguran mendukung ekspektasi pelonggaran kebijakan BoE, sementara prospek kebijakan The Fed yang lebih dovish membatasi kekuatan USD. Selama belum ada katalis kuat, pasangan ini diperkirakan tetap bergerak dalam kisaran sempit dengan potensi volatilitas meningkat setelah rilis data dan keputusan bank sentral.

Related Posts

USD/CAD Bertahan di 1,39 usai IHK AS

USD/CAD bertahan kuat di dekat 1,3900 setelah data inflasi AS sesuai ekspektasi memperkuat pandangan The Fed yang berhati-hati. Kenaikan harga minyak akibat ketegangan Iran berpotensi membatasi penguatan dolar AS terhadap…

IHSG Pecahkan Rekor 9.021, Investor Tahan Gas Jelang BI

IHSG mencetak rekor tertinggi baru di 9.021,14 namun bergerak tertahan setelahnya. Minim katalis domestik membuat investor menahan aksi jelang keputusan suku bunga Bank Indonesia pekan depan, sementara emas Antam kembali…

One thought on “GBP/USD Stabil di 1,33

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *