
Harga Perak XAG/USD melonjak ke sekitar $51,00 di tengah ketidakpastian pasar. Simak analisis, faktor penggerak, dan prediksi pergerakan mingguan logam mulia ini.
PipTrail – Harga perak (XAG/USD) dibuka positif pada awal pekan dan diperdagangkan mendekati $51,00 selama sesi Asia hari Senin. Penguatan ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar setelah pemerintah AS kembali beroperasi pasca penutupan sementara. Kondisi pasar saat ini tengah dibentuk oleh kombinasi faktor fundamental, termasuk ekspektasi terhadap laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September dan komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve (The Fed).
Kenaikan harga perak di awal pekan menunjukkan bahwa logam mulia ini mendapat dorongan dari melemahnya sentimen dolar AS dan meningkatnya permintaan aset lindung nilai. Namun, para analis memperingatkan bahwa prospek bullish tersebut masih terbentur oleh pernyataan hawkish dari pejabat The Fed yang dapat membatasi laju kenaikan.
Harga Perak Menguat di Tengah Ketidakpastian Pasar
Pemulihan harga perak menuju wilayah $51,00 terjadi setelah pasar global mencerna dampak dari berakhirnya penutupan pemerintah AS. Investor kini beralih fokus pada kondisi ekonomi yang sebenarnya, karena sejumlah data penting tertunda perilisannya selama periode tersebut.
Di tengah ketidakpastian ini, perak memperoleh sedikit dukungan karena pasar menilai dolar AS belum sepenuhnya stabil setelah gangguan data yang terjadi. Para pedagang juga bersiap terhadap komentar pejabat senior The Fed yang dijadwalkan berbicara pada hari Senin, termasuk John Williams, Philip Jefferson, Neel Kashkari, dan Christopher Waller. Pernyataan mereka akan sangat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.
NFP Menjadi Fokus Utama Pasar Minggu Ini
Perhatian utama pasar kini tertuju pada rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan September yang dijadwalkan pada hari Kamis. Karena banyak data ekonomi tertunda selama penutupan pemerintah, laporan NFP akan menjadi rilis besar pertama yang memberikan gambaran nyata terhadap kondisi ekonomi AS.
NFP memiliki dampak besar terhadap harga perak karena memengaruhi dua hal penting:
Ekspektasi Suku Bunga The Fed
Jika laporan NFP menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja, pasar dapat kembali memperkirakan pemotongan suku bunga pada Desember. Kondisi ini akan menekan dolar AS dan memberikan dorongan bagi komoditas seperti perak.
Permintaan terhadap Aset Berdenominasi USD
Data tenaga kerja yang lemah biasanya membuat investor mengurangi kepemilikan dolar dan mencari aset alternatif.
Ahli strategi mata uang dari CBA, Carol Kong, menyatakan bahwa risiko saat ini “condong ke laporan payrolls yang lebih lemah”, yang menurutnya dapat menghidupkan kembali ekspektasi pemotongan suku bunga FOMC pada Desember. Jika prediksi tersebut terbukti benar, harga perak dapat memperoleh keuntungan tambahan.
Nada Hawkish dari The Fed Berpotensi Menekan Kenaikan Perak
Di sisi lain, sejumlah komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve menahan potensi kenaikan harga perak. Presiden Fed Kansas City, Jeffery Schmid, menekankan bahwa kebijakan moneter harus terus menahan pertumbuhan permintaan. Ia juga menyebut bahwa kebijakan The Fed saat ini berada pada level “moderat restriktif” yang dianggapnya tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Pernyataan ini memperkuat pandangan bahwa The Fed belum siap melakukan pelonggaran kebijakan dalam waktu dekat. Semakin hawkish nada para pejabat The Fed, semakin besar tekanan terhadap harga perak, karena kondisi tersebut dapat memperkuat dolar AS dan menahan minat terhadap logam mulia.
Saat ini, pasar memperkirakan hampir 40% peluang pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Desember—lebih rendah dibandingkan lebih dari 60% yang diperkirakan oleh pasar sebelumnya di bulan ini. Penurunan probabilitas ini menunjukkan bahwa pasar mulai menyesuaikan pandangan mereka terhadap kebijakan moneter yang kemungkinan akan tetap ketat.
Prospek Jangka Pendek Harga Perak
Dalam jangka pendek, pergerakan harga perak akan sangat dipengaruhi oleh rilis data ekonomi AS, terutama NFP. Jika data NFP menunjukkan kontraksi atau pertumbuhan yang lemah di pasar tenaga kerja, dolar AS berpeluang melemah, yang pada akhirnya dapat mendorong XAG/USD lebih tinggi.
Namun, jika pernyataan hawkish dari pejabat The Fed terus menguat atau jika data ekonomi menunjukkan ketahanan yang lebih tinggi dari perkiraan, harga perak kemungkinan akan menghadapi tekanan dan bergerak dalam kisaran terbatas.
Secara teknikal, level $51,00 saat ini menjadi area penting yang menentukan apakah momentum bullish dapat berlanjut. Penembusan yang meyakinkan di atas level ini dapat membuka jalan menuju area resistensi berikutnya. Sebaliknya, jika harga gagal mempertahankan posisi, koreksi menuju level support terdekat masih mungkin terjadi.
Harga perak menunjukkan kenaikan moderat dan diperdagangkan dekat $51,00 di tengah ketidakpastian pasar setelah berakhirnya penutupan pemerintah AS. Sentimen pasar kini terfokus pada rilis NFP yang akan menentukan ekspektasi suku bunga The Fed dalam beberapa bulan ke depan.
Kombinasi ekspektasi pelemahan dolar, data ekonomi yang tertunda, serta komentar hawkish dari The Fed membuat prospek harga perak tetap terbagi. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada data tenaga kerja dan sinyal kebijakan moneter yang muncul dalam beberapa hari mendatang.





