USD/CHF Naik 0,15% Awal Pekan, Dolar Didorong Sentimen Risiko

USD/CHF naik 0,15% ke atas 0,7930 di awal pekan seiring penguatan Dolar AS akibat sentimen risk-off, ketegangan geopolitik, dan fokus data NFP serta PMI ISM.

PipTrail – Pasangan mata uang USD/CHF menguat sekitar 0,15% ke area 0,7930 pada awal perdagangan pekan ini. Kenaikan tersebut terjadi seiring penguatan Dolar AS yang didorong oleh meningkatnya sentimen pasar risk-off atau penghindaran risiko. Investor global cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Pergerakan USD/CHF ini mencerminkan dinamika unik antara dua mata uang safe-haven, di mana Dolar AS untuk sementara waktu lebih dominan dibandingkan Franc Swiss. Penguatan Greenback terjadi ketika pelaku pasar mencari likuiditas dan stabilitas, terutama menjelang rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat.

Sentimen Global Dorong Permintaan Dolar AS

Ketegangan Geopolitik Picu Risk-Off

Sentimen pasar global memburuk setelah meningkatnya eskalasi geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Venezuela. Peristiwa tersebut mendorong investor untuk mengambil sikap defensif, sehingga permintaan terhadap Dolar AS meningkat. Dalam kondisi seperti ini, Dolar sering dipandang sebagai aset lindung nilai utama karena perannya sebagai mata uang cadangan dunia.

Situasi risk-off biasanya memberikan dukungan ganda bagi USD, baik dari sisi permintaan safe-haven maupun dari arus likuiditas jangka pendek. Hal inilah yang menahan pelemahan USD meskipun ekspektasi penurunan suku bunga masih membayangi kebijakan moneter Federal Reserve.

Indeks Dolar AS Menguat

Seiring meningkatnya permintaan terhadap Greenback, Indeks Dolar AS (DXY) naik ke kisaran 98,66. Penguatan indeks ini mencerminkan apresiasi USD terhadap enam mata uang utama dunia, termasuk Euro, Yen Jepang, dan Poundsterling. Kinerja DXY yang positif turut menjadi faktor penopang kenaikan pasangan USD/CHF di sesi Asia.

Fokus Pasar pada Data Ekonomi AS

PMI Manufaktur ISM Jadi Pembuka Pekan

Pada awal pekan, perhatian investor tertuju pada data PMI Manufaktur ISM AS bulan Desember. Indikator ini diperkirakan naik tipis ke 48,3 dari 48,2 pada bulan sebelumnya. Meskipun masih berada di bawah level 50,0 yang menandakan kontraksi, kenaikan ini menunjukkan bahwa perlambatan aktivitas manufaktur mulai mereda.

Bagi pasar valuta asing, data PMI ini penting karena memberikan gambaran awal tentang kesehatan sektor industri AS. Angka yang lebih baik dari perkiraan berpotensi memperkuat USD, sementara hasil yang lebih lemah dapat memicu koreksi jangka pendek.

Data NFP Jadi Penentu Arah Mingguan

Sorotan utama pekan ini tetap tertuju pada data Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Desember. Laporan ketenagakerjaan ini dipandang krusial karena tidak terdistorsi oleh penutupan pemerintah, sehingga dianggap mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih akurat.

Hasil NFP akan sangat mempengaruhi ekspektasi kebijakan moneter The Fed, terutama terkait peluang pemangkasan suku bunga lanjutan. Selama 2025, pelonggaran kebijakan moneter sebagian besar didorong oleh tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, data ketenagakerjaan yang kuat berpotensi menopang USD, sementara angka yang mengecewakan dapat menekan Greenback.

Dinamika Franc Swiss di Tengah Data Domestik

Penjualan Ritel Riil Swiss

Dari sisi Franc Swiss, investor memantau data Penjualan Ritel Riil Swiss bulan November. Data ini diperkirakan tumbuh 2,9% secara tahunan, lebih cepat dibandingkan 2,7% pada bulan sebelumnya. Peningkatan konsumsi rumah tangga menunjukkan daya beli yang relatif solid, meskipun pertumbuhan ekonomi Swiss secara keseluruhan masih terbatas.

Jika data aktual sesuai atau lebih tinggi dari perkiraan, CHF berpotensi mendapat dukungan jangka pendek. Namun, dampaknya terhadap USD/CHF kemungkinan terbatas selama sentimen global masih didominasi oleh faktor eksternal.

IHK Swiss dan Kebijakan SNB

Fokus utama untuk CHF pada pekan ini adalah rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Swiss bulan Desember. Data inflasi ini akan menjadi petunjuk penting mengenai arah kebijakan Swiss National Bank (SNB). Inflasi yang stabil atau mulai meningkat dapat membuka ruang bagi SNB untuk mempertimbangkan normalisasi kebijakan dalam jangka menengah.

Sebaliknya, inflasi yang tetap rendah akan memperkuat ekspektasi bahwa SNB akan mempertahankan kebijakan akomodatif lebih lama, yang berpotensi membatasi penguatan Franc Swiss.

Prospek USD/CHF ke Depan

Dalam jangka pendek, pergerakan USD/CHF diperkirakan tetap volatil, dipengaruhi oleh kombinasi sentimen geopolitik dan rilis data ekonomi utama. Selama sentimen risk-off bertahan dan data AS cenderung solid, USD/CHF berpeluang mempertahankan bias naik di atas area 0,79.

Namun, pelaku pasar tetap berhati-hati mengingat dua mata uang dalam pasangan ini sama-sama berstatus safe-haven. Perubahan cepat dalam sentimen global atau kejutan dari data ekonomi dapat dengan mudah membalikkan arah pergerakan pasangan USD/CHF dalam waktu singkat.

Related Posts

BoJ Tegaskan Normalisasi, USD/JPY Melemah di 158,52

Bank of Japan menegaskan normalisasi kebijakan moneter dan potensi kenaikan suku bunga bertahap, sementara USD/JPY melemah dan bergerak di kisaran 158,52. PipTrail –  Gubernur Bank of Japan (BoJ), Kazuo Ueda,…

Emas Bertahan di $4.600 usai Rekor $4.643

Harga emas bertahan di sekitar $4.600 setelah pullback dari rekor $4.643, tertekan dolar menguat, data AS solid, dan meredanya risiko geopolitik, tetapi prospek tetap bullish. PipTrail – Harga emas (XAU/USD)…

One thought on “USD/CHF Naik 0,15% Awal Pekan, Dolar Didorong Sentimen Risiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *