PLN Siapkan Rp387 Miliar untuk Pelunasan Obligasi dan Sukuk Ijarah Jatuh Tempo 2019

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) memastikan kesiapan dana untuk melunasi kewajiban pokok Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Seri C Tahun 2019 (PPLN03CCN3) sebesar Rp183 miliar.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kredibilitas di pasar modal serta memenuhi seluruh kewajiban finansial tepat waktu sesuai regulasi yang berlaku.

Pembayaran Sukuk Ijarah

Selain obligasi konvensional, PLN juga telah menyiapkan dana untuk pelunasan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Seri C Tahun 2019 (SIPPLN03CCN3) dengan nilai sebesar Rp204 miliar.

Dengan demikian, total dana yang disiapkan perseroan untuk kedua instrumen tersebut mencapai Rp387 miliar.

Mengacu pada Ketentuan BEI

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (19/2/2026), Sekretaris Perusahaan PLN, Yuliandra Syahrial Nurdin, menyampaikan bahwa penyiapan dana tersebut merujuk pada Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep 00066/BEI/09-2022 mengenai Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi yang efektif sejak 1 Oktober 2022.

Dalam laporannya kepada BEI, Yuliandra menegaskan bahwa:

PLN telah menyiapkan dana sebesar Rp183.000.000.000 untuk pelunasan pokok obligasi PPLN03CCN3 dan Rp204.000.000.000 untuk Sukuk Ijarah SIPPLN03CCN3.

Read more

Proses Pembayaran Melalui KSEI

PLN menyatakan bahwa pembayaran pokok obligasi dan sisa imbalan sukuk ijarah akan dilakukan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai agen pembayaran.

Pelunasan akan dilakukan sesuai ketentuan dan paling lambat pada tanggal jatuh tempo yang telah ditetapkan.

Related Posts

Bupati Madiun dan Bulog Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran 2026, Harga Pangan Stabil

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Perum Bulog memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah tersebut berada dalam kondisi aman. Selain menjaga…

Pemerintah Tegaskan Impor Beras dari AS Hanya 1.000 Ton untuk Segmen Khusus

Pemerintah akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait rencana impor beras dari Amerika Serikat (AS). Isu ini sebelumnya memicu berbagai spekulasi publik, terutama kekhawatiran bahwa impor tersebut akan mengganggu pasar beras nasional.…

One thought on “PLN Siapkan Rp387 Miliar untuk Pelunasan Obligasi dan Sukuk Ijarah Jatuh Tempo 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *