🔥 Trending:
📅 Ming, 26 Jul 2026 15:30
Platform Analisis Trading Forex Otomatis & Akurat
# Top Tags Dolar AS the FED Forex analisis teknikal Yen Jepang harga emas Dolar Australia USD/JPY
⚡ Latest Story
Ekonomi

Pengadilan Perintahkan Chairman SK Group Bayar Rp11,59 Triliun ke Mantan Istri

✍️ Team analisis Piptrail 📅 Juli 26, 2026 👁 6 views

Pengadilan Tinggi Seoul memerintahkan Chairman SK Group, Chey Tae-won, membayar 944 miliar won atau sekitar Rp11,59 triliun (estimasi kurs Rp12,28 per won) kepada mantan istrinya, Roh Soh-yeong. Kewajiban yang harus dibayar secara tunai ini langsung menjadi sorotan investor, mengingat skala dana yang harus disiapkan Chey.

Pembayaran Wajib Tunai, Bukan Saham

Majelis hakim mensyaratkan pembayaran dilakukan dalam bentuk uang tunai, bukan penyerahan saham, dengan mempertimbangkan bahwa kepemilikan saham Chey memiliki peran penting dalam mempertahankan kendalinya atas SK Group. Mengutip New York Post, Minggu (26/7/2026), Chey saat ini menguasai sekitar 17,9 persen saham SK Inc., perusahaan induk konglomerasi SK Group, dengan kekayaan yang diperkirakan Forbes mencapai sekitar USD 5,4 miliar.

Pasar Saham Korea Selatan Bereaksi

Pasar saham Korea Selatan langsung bereaksi setelah putusan tersebut diumumkan. Saham SK Inc. ditutup melemah 3,8 persen, sementara saham SK Hynix merosot lebih tajam hingga 8,3 persen pada perdagangan di bursa Seoul. Meski demikian, pembayaran kewajiban ini diperkirakan tidak sampai mengancam kendali Chey atas SK Group.

Opsi Likuiditas yang Tengah Dibahas Analis

Untuk memenuhi kewajiban pembayaran senilai Rp11,59 triliun tersebut, sejumlah opsi likuiditas yang dibahas analis antara lain menjual aset, mengambil pinjaman, atau menggunakan saham sebagai jaminan. Dengan skema pembayaran tunai yang ditetapkan pengadilan, pemenuhan dana tidak akan dilakukan melalui penyerahan porsi saham yang dimiliki Chey.

Booming AI Turut Angkat Kekayaan Chey

Sorotan terhadap kekayaan Chey juga sejalan dengan lonjakan kinerja SK Hynix di tengah pesatnya pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan (AI). Perusahaan semikonduktor tersebut merupakan salah satu pemasok utama high-bandwidth memory (HBM), jenis chip memori yang digunakan dalam sistem komputasi AI, termasuk yang digunakan bersama prosesor buatan Nvidia. Meningkatnya permintaan infrastruktur AI turut mendorong pergerakan saham SK Hynix sekaligus mengangkat nilai kekayaan Chey secara keseluruhan.

Pembagian Harta dan Akar Sengketa

Dalam putusan terbarunya, pengadilan memberikan Roh sekitar sepertiga dari harta perkawinan, setelah menilai kontribusinya terhadap pemeliharaan dan peningkatan kekayaan keluarga selama masa pernikahan. Nilai kewajiban ini tercatat lebih rendah dibandingkan putusan pengadilan banding pada 2024, saat itu Chey sempat diperintahkan menyerahkan 1,38 triliun won atau setara sekitar Rp16,95 triliun. Kuasa hukum Chey menyatakan pihaknya masih mempelajari putusan terbaru, dan membuka kemungkinan mengajukan banding ke Mahkamah Agung Korea Selatan.

Isu Asal-Usul Kekayaan Keluarga SK Ikut Terseret

Sengketa antara Chey dan Roh turut menyeret isu mengenai asal-usul kekayaan keluarga SK. Dalam proses hukum, pengacara Roh sempat menyerahkan catatan tulisan tangan yang disebut disimpan oleh ibunya, yang mencantumkan nama “Sunkyong” — nama lama SK — beserta angka 30 miliar won atau sekitar Rp368,4 miliar. Dokumen tersebut digunakan untuk mendukung klaim bahwa ayah Roh, mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo, secara diam-diam memberikan dana kepada ayah Chey guna membantu perkembangan bisnis keluarga.

Pihak Chey membantah pernah menerima dana tersebut, dan Mahkamah Agung Korea Selatan pada akhirnya menolak klaim bahwa dugaan dukungan finansial itu harus dimasukkan dalam perhitungan harta perkawinan.

Baca juga, Vale Hadirkan Komponen Autoclave, Percepat Pembangunan Fasilitas HPAL Sambalagi di Morowali

Dari “Pernikahan Abad Ini” hingga Berakhir di Meja Hijau

Perseteruan rumah tangga keduanya mulai terbuka ke publik pada 2015, ketika Chey mengungkapkan telah menjalin hubungan dengan perempuan lain dan memiliki seorang anak dari hubungan tersebut. Chey dan Roh sendiri menikah pada 1988 di Blue House, beberapa bulan setelah Roh Tae-woo menjadi presiden Korea Selatan, dan pernikahan tersebut sempat dijuluki sebagai “pernikahan abad ini”.

Team analisis Piptrail
Tim Analisis PipTrail