EUR/USD Diperkirakan Bergerak Konsolidasi, UOB Soroti Area 1,1665–1,1765

Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah sempat turun tajam ke level 1,1676 sebelum kembali rebound dan ditutup stabil di sekitar 1,1711 pada perdagangan terakhir.

Analis strategi United Overseas Bank (UOB), Quek Ser Leang dan Lee Sue Ann, menilai belum ada perubahan signifikan pada momentum naik maupun turun, sehingga pergerakan Euro terhadap Dolar AS masih cenderung berada dalam kisaran terbatas.

Pergerakan Intraday Diproyeksikan di Area 1,1690–1,1735

Dalam pandangan jangka pendek atau 24 jam, UOB sebelumnya memproyeksikan EUR/USD bergerak di kisaran 1,1695 hingga 1,1745. Namun, pasangan ini sempat turun lebih dalam ke level 1,1676 sebelum akhirnya pulih.

Meski terjadi pelemahan singkat, rebound cepat yang terjadi membuat EUR/USD ditutup hampir tidak berubah di level 1,1711, hanya turun tipis sekitar 0,08%.

Menurut analis, kondisi ini menunjukkan bahwa belum ada arah tren yang dominan, sehingga perdagangan intraday masih diperkirakan bergerak di kisaran 1,1690 hingga 1,1735.

Support 1,1665 Jadi Level Penting

Untuk proyeksi jangka menengah dalam rentang satu hingga tiga minggu, UOB masih mempertahankan pandangan bahwa EUR/USD bergerak dalam pola konsolidasi antara 1,1665 hingga 1,1765.

Sebelumnya, peningkatan momentum turun sempat membuka peluang pelemahan lebih lanjut. Namun, analis menegaskan bahwa penurunan menuju level 1,1625 baru akan terbuka jika EUR/USD mampu menembus dan bertahan di bawah support utama 1,1665.

Karena level tersebut belum berhasil ditembus secara meyakinkan, potensi pelemahan lanjutan masih dinilai terbatas.

Resistance 1,1750 Sempat Redam Tekanan Jual

UOB juga mencatat bahwa setelah EUR/USD berhasil menembus resistance kuat di area 1,1750, tekanan bearish mulai mereda.

Pergerakan ini menjadi sinyal bahwa pasangan mata uang tersebut telah memasuki fase konsolidasi, bukan tren penurunan yang agresif.

Selama harga tetap bertahan di atas support utama dan belum ada katalis besar baru dari pasar global, EUR/USD diperkirakan akan tetap bergerak sideways dalam rentang yang sudah ditentukan.

Related Posts

Gubernur Baru RBNZ Tegaskan Kesiapan Sesuaikan Kebijakan Jika Prospek Inflasi Berubah

Gubernur baru Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), Anna Breman, menyampaikan bahwa komite kebijakan moneter siap menyesuaikan arah kebijakan apabila prospek inflasi mengalami perubahan. Ia menegaskan bahwa setiap langkah penyesuaian…

USD/INR Melemah ke 90,50, Rupee Menguat di Tengah Data AS dan Kesepakatan Dagang

Pasangan mata uang USD/INR melemah pada perdagangan Kamis setelah mencatat kenaikan moderat di sesi sebelumnya. Pelemahan terjadi ketika Rupee India (INR) menemukan dukungan, sementara sebagian besar mata uang Asia bergerak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *