
Gubernur baru Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), Anna Breman, menyampaikan bahwa komite kebijakan moneter siap menyesuaikan arah kebijakan apabila prospek inflasi mengalami perubahan.
Ia menegaskan bahwa setiap langkah penyesuaian akan diarahkan untuk memastikan inflasi kembali dan tetap berada pada target yang telah ditetapkan bank sentral.
Kondisi Ekonomi dan Dinamika Inflasi
Dalam pernyataannya pada hari Kamis, Breman memaparkan sejumlah indikator ekonomi utama:
Pertumbuhan upah dinilai masih moderat, sementara kapasitas ekonomi yang belum terpakai (spare capacity) masih tersedia.
Terdapat ketidakpastian terkait bagaimana perusahaan menyesuaikan strategi penetapan harga seiring pemulihan ekonomi.
Konsumsi mulai menunjukkan peningkatan, didukung oleh stabilitas pasar tenaga kerja dan tren inflasi yang menurun.
Meski konsumsi rumah tangga mulai tumbuh, lajunya masih relatif lemah dibandingkan pola historis.
Menurutnya, perubahan dalam perilaku penetapan harga dapat memperkuat pemulihan ekonomi secara signifikan.
Potensi Pengetatan Kebijakan Lebih Awal
Breman menekankan bahwa apabila terjadi perubahan perilaku harga yang mendorong pemulihan ekonomi menjadi lebih kuat—sehingga berpotensi mendukung suku bunga yang lebih tinggi—maka RBNZ tidak akan ragu untuk bertindak lebih cepat dalam memperketat kebijakan moneter.
Pernyataan ini mengindikasikan pendekatan berbasis data (data-dependent), di mana kebijakan akan disesuaikan dengan dinamika inflasi dan aktivitas ekonomi terkini.
Read More at Moldremediationorlando




