🔥 Trending:
📅 Kam, 5 Nov 2026 09:16
Analisa Forex & Edukasi Trading
# Top Tags Dolar AS the FED Forex Analisa Mingguan USD/JPY EUR/USD RBA analisis teknikal
⚡ Latest Story
Berita Forex

Dolar Turun 0,37% ke 101,49 setelah Demokrat Kuasai DPR dan Senat AS, Pound dan Euro Menguat

✍️ Tim Analisis PipTrail 📅 November 5, 2026 👁 1 views

Indeks dolar AS turun 0,37% ke 101,49 pada 4 November 2026 setelah Partai Demokrat memenangkan kendali DPR dan Senat dalam pemilu sela, dan bergerak di sekitar 101,33–101,41 pada 5 November. Pound naik ke 1,3462 setelah sempat menyentuh 1,3503, euro di kisaran 1,1241–1,1263, dan yen menguat ke sekitar 157,9 per dolar.

Presiden Donald Trump mengucapkan selamat kepada Demokrat, tetapi menyatakan akan memveto banyak rancangan undang-undang. Pasar membaca kondisi ini sebagai kebuntuan politik yang membatasi kebijakan fiskal.

Fakta kunci: Dolar Turun 0,37% ke 101,49 setelah Demokrat Kuasai DPR dan Senat AS, Pound dan Euro Menguat
Pergerakan mata uang utama terhadap dolar setelah pemilu sela AS.

Mengapa Dolar Melemah?

Kebuntuan politik biasanya membatasi belanja pemerintah dan penerbitan utang baru. Akibatnya, yield Treasury jangka panjang turun. Yield 10 tahun turun sekitar 5 basis poin ke 4,90%. Yield yang lebih rendah mengurangi daya tarik aset dolar bagi investor global.

Ray Attrill dari National Australia Bank menilai hasil pemilu juga menurunkan ekspektasi bahwa Trump akan melanjutkan serangan terhadap Iran. Faktor geopolitik ini menekan harga minyak dan mengurangi permintaan dolar sebagai aset aman.

Bagaimana Pergerakan Mata Uang Utama?

Mata uangLevelCatatan
GBP/USD1,3462High 1,3503
EUR/USD1,1241–1,1263Dekat high beberapa pekan
USD/JPY157,8–157,96Turun dari 158,25
AUD/USD0,701Didukung surplus dagang
NZD/USD0,5627Jelang pemilu Selandia Baru

Pound menjadi salah satu yang terkuat karena pasar juga memperkirakan Bank of England menaikkan suku bunga ke 4% pada 5 November.

Apa yang Menahan Pelemahan Dolar?

Faktor penggerak dolar setelah pemilu
Faktor yang melemahkan dan menahan dolar AS.

Data ekonomi AS tetap kuat. ADP Oktober mencatat penambahan 86.000 pekerjaan swasta, di atas perkiraan 69.000. ISM jasa berada di 54,5, masih jauh di atas 50. Peluang kenaikan Fed Desember naik ke 81,2% dari 77,4% menurut CME FedWatch. Ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek ini menahan dolar agar tidak jatuh lebih dalam. Laporan sebelumnya tentang peluang Fed ada di peluang Fed naik Desember 78%.

Bagaimana Reaksi Pasar Lain?

Wall Street melonjak. Dow Jones naik 1.569,40 poin atau 3,03% ke 53.356,12, rekor kenaikan harian terbesar dalam beberapa bulan. S&P 500 naik 1,58% ke 7.688,62. Indeks volatilitas VIX turun sekitar 20% ke 16,61. Emas naik sekitar 3% ke US$4.040, sementara Brent anjlok 8,7% ke US$94,62.

Bagaimana Hasil Kursi Senat?

Laporan media AS menyebut Demokrat bisa mencapai 56 kursi Senat jika memenangkan Alaska dan Mississippi yang masih dihitung. Mayoritas yang lebih besar memperkuat posisi Demokrat dalam negosiasi anggaran. Ketua DPR Mike Johnson dilaporkan tidak akan mencalonkan diri sebagai pemimpin minoritas.

Bagaimana Pengaruh ke Anggaran Pertahanan?

Saham pertahanan turun karena anggaran pertahanan US$1,5 triliun menghadapi jalan yang lebih sulit di Kongres. Perubahan prioritas anggaran bisa memengaruhi penerbitan utang dan, pada akhirnya, yield dan dolar.

Bagaimana Dampak ke Rupiah?

Rupiah dibuka menguat 87 poin atau 0,48% ke Rp18.081 per dolar pada 5 November, setelah ditutup di Rp18.168 sehari sebelumnya. Pelemahan dolar global dan data PDB Indonesia kuartal III yang tumbuh 5,47% mendukung penguatan rupiah.

Bagaimana Perbandingan dengan Awal Pekan?

Pada awal pekan, dolar sudah melemah 0,3% setelah ISM manufaktur 55,5 dan penurunan minyak. Laporan saat itu ada di dolar melemah setelah ISM 55,5. Pelemahan dolar dalam beberapa hari berturut-turut menunjukkan tren jangka pendek.

Bagaimana Pengaruh ke Yuan?

Yuan offshore sempat turun tajam setelah PBOC menaikkan GWM valas. Pelemahan dolar global membantu yuan pulih. Pembahasan yuan ada di yuan offshore turun terbesar sejak Juni.

Bagaimana Pandangan Pejabat Fed?

Sebagian pejabat Fed sebelumnya menyerukan kenaikan lanjutan karena inflasi tetap tinggi. Pernyataan pejabat setelah pemilu dan data payroll akan memengaruhi ekspektasi suku bunga dan arah dolar.

Bagaimana Posisi Spekulan?

Data posisi spekulan CFTC menunjukkan arah taruhan dana besar terhadap dolar. Jika spekulan menambah posisi jual dolar setelah pemilu, pelemahan bisa berlanjut. Data ini dirilis setiap Jumat dan mencerminkan posisi hingga Selasa.

Apa yang Perlu Dipantau?

Dolar akan diuji oleh beberapa peristiwa. Keputusan BoE pukul 19.00 WIB pada 5 November bisa memengaruhi pound. Klaim pengangguran AS dirilis pukul 20.30 WIB. Nonfarm payrolls pada 6 November, dengan konsensus sekitar 65.000, menjadi data terpenting pekan ini. Data kuat bisa memulihkan dolar, sedangkan data lemah memperpanjang pelemahan.

Bagaimana Pandangan Jangka Menengah?

Kebuntuan politik bisa bertahan hingga pemilu presiden 2028. Jika kebijakan fiskal terbatas, yield panjang cenderung lebih rendah. Namun, arah dolar tetap bergantung pada kebijakan Fed. Jika Fed terus menaikkan suku bunga, dolar bisa tetap kuat meski ada tekanan politik. Pembahasan risiko politik untuk trader ada di cara trading forex saat pemilu.

Data resmi tersedia di Federal Reserve dan U.S. Department of the Treasury.

Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas menggunakan leverage dan berisiko tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa indeks dolar pada 4 November 2026?

Turun 0,37% ke 101,49.

Mengapa dolar melemah setelah pemilu?

Pasar memperkirakan kebuntuan fiskal yang menurunkan yield panjang.

Di mana GBP/USD setelah pemilu?

Sekitar 1,3462 setelah sempat mencapai 1,3503.

Apa yang menahan pelemahan dolar?

Data ADP kuat dan peluang kenaikan Fed Desember 81,2%.

Bagaimana rupiah pada 5 November?

Dibuka menguat 87 poin ke Rp18.081 per dolar.

Tim Analisis PipTrail
Tim Analisis PipTrail