RBA naik ke 4,85% pada 3 November 2026, kenaikan 25 basis poin yang membawa suku bunga Australia ke level tertinggi sejak 2008, tetapi dolar Australia justru melemah terhadap dolar AS dan dolar Selandia Baru setelah keputusan. Keputusan diambil dengan voting 6–3.
Kenaikan ini adalah yang kelima sepanjang 2026. RBA memperkirakan inflasi tetap di atas 3% selama setahun ke depan dan baru kembali ke kisaran 2–3% pada akhir 2027.

Mengapa RBA Naik?
RBA menilai inflasi yang mendasari bersifat luas. Harga bahan bakar yang naik akibat konflik di Timur Tengah merembet ke harga lain, dan investasi terkait kecerdasan buatan mendorong harga barang teknologi. Dewan juga melihat risiko ekspektasi inflasi menjadi mengakar. Deputi Gubernur Andrew Hauser menyebut sebagian pelaku usaha mulai menganggap inflasi 3–3,5% sebagai normal baru. Data inflasi sebelumnya dibahas di inflasi Australia September 2026 naik ke 4,3%.
Mengapa AUD Melemah?

Pertama, kenaikan sudah diperkirakan dengan peluang sekitar 80–90%, sehingga trader mengambil untung setelah pengumuman. Kedua, tiga anggota memilih menahan, menandakan keraguan terhadap kenaikan lanjutan. Ketiga, proyeksi pertumbuhan yang melambat, pengangguran yang naik, dan harga rumah yang turun menunjukkan ruang kenaikan berikutnya terbatas. Keempat, sentimen Asia lemah dengan KOSPI anjlok dan yuan melemah.
Mengapa AUD Melemah terhadap NZD?
Secara teori, RBA yang naik sementara RBNZ menahan di 2,75% seharusnya mendukung AUD/NZD. Namun, divergensi ini sudah diperhitungkan sebelumnya. Setelah keputusan, sebagian trader menutup posisi beli AUD/NZD. Pemilu Selandia Baru pada 7 November dan data tenaga kerja Selandia Baru pada Rabu akan memengaruhi pasangan ini. Keputusan RBNZ sebelumnya dibahas di RBNZ tahan OCR 2,75%.
| Aspek | Keputusan dan dampak |
|---|---|
| Suku bunga | 4,85% (+25 bps) |
| Voting | 6 naik, 3 tahan |
| AUD/USD | Melemah ke sekitar 0,70 |
| AUD/NZD | Melemah |
Bagaimana Posisi RBA Dibanding Bank Sentral Lain?
Dengan 4,85%, RBA kini di atas The Fed di 3,75–4,00% dan jauh di atas ECB 2,50% serta BoJ 1,25%. BoE diperkirakan naik ke 4,00% pada Kamis. Selisih suku bunga Australia terhadap AS kini positif, yang dalam jangka menengah bisa mendukung AUD jika sentimen risiko membaik.
Apa Dampak Kebijakan di Masa Depan?
Kebijakan moneter membutuhkan 12–18 bulan untuk berdampak penuh, sehingga efek kenaikan tahun ini baru terasa sepenuhnya hingga 2028. RBA menyatakan keputusan selanjutnya bergantung pada data dan tetap siap melakukan apa yang diperlukan.
Bagaimana Reaksi Pasar Saham Australia?
Indeks ASX 200 turun sekitar 0,3% ke 8.878,7 pada 2 November, sebelum keputusan RBA. Kenaikan suku bunga biasanya menekan saham sektor properti dan konsumen karena biaya pinjaman naik, sementara saham bank bisa diuntungkan margin bunga yang lebih tinggi. Sentimen saham Asia yang lemah pada 3 November juga membebani bursa Australia.
Bagaimana Dampaknya bagi Peminjam di Australia?
Kenaikan suku bunga menambah cicilan rumah bagi peminjam berbunga mengambang. Dengan lima kenaikan sepanjang 2026, beban cicilan rumah tangga Australia meningkat signifikan, dan harga rumah sudah turun. Kondisi ini menjadi alasan tiga anggota dewan memilih menahan suku bunga.
Apa Pelajaran bagi Trader?
Keputusan yang sesuai perkiraan sering tidak menggerakkan mata uang ke arah yang diharapkan. Detail voting, proyeksi, dan panduan ke depan lebih menentukan reaksi. Trader sebaiknya tidak membeli mata uang tepat sebelum keputusan hanya karena memperkirakan kenaikan suku bunga. Dampak pelemahan yuan pada hari yang sama dibahas di yuan offshore turun terbesar sejak Juni.
Bagaimana Dampaknya bagi Pelajar dan Wisatawan Indonesia?
Dolar Australia yang melemah setelah keputusan sedikit meringankan biaya pendidikan dan perjalanan ke Australia dalam rupiah. Namun, pergerakan kurs bisa berubah cepat, sehingga keluarga yang membiayai kuliah di Australia sebaiknya membeli dolar Australia secara bertahap sesuai kebutuhan.
Bagaimana Perbandingan dengan Keputusan RBNZ?
RBNZ menahan suku bunga di 2,75% pada 28 Oktober dengan voting tipis 4–3, yang membuat dolar Selandia Baru anjlok. Sebaliknya, RBA naik tetapi AUD melemah. Kedua contoh ini menunjukkan bahwa reaksi mata uang bergantung pada seberapa jauh keputusan berbeda dari perkiraan pasar, bukan hanya arah keputusan.
Bagaimana Reaksi Pasar Obligasi Australia?
Yield obligasi pemerintah Australia tenor pendek biasanya bereaksi cepat terhadap keputusan RBA. Voting yang terbelah dan panduan yang netral cenderung menahan kenaikan yield tenor pendek, karena pasar mengurangi ekspektasi kenaikan lanjutan. Pergerakan yield ini sering menjadi petunjuk awal arah AUD dalam beberapa hari setelah keputusan.
Apa yang Perlu Dipantau?
- Pernyataan kebijakan moneter kuartalan RBA.
- Data tenaga kerja dan inflasi Australia berikutnya.
- Hasil pemilu sela AS dan dampaknya ke dolar.
- Data ekonomi Tiongkok.
Pernyataan resmi tersedia di Reserve Bank of Australia dan data ekonomi di Australian Bureau of Statistics.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas menggunakan leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana kenaikan RBA memengaruhi peminjam Australia?
Cicilan rumah berbunga mengambang naik, menambah beban rumah tangga setelah lima kenaikan pada 2026.
Berapa suku bunga RBA setelah 3 November 2026?
4,85%, tertinggi sejak 2008.
Mengapa AUD melemah setelah RBA naik?
Karena kenaikan sudah diperkirakan, voting terbelah, proyeksi ekonomi melemah, dan sentimen Asia lemah.
Berapa hasil voting RBA?
6–3; tiga anggota memilih menahan.
Mengapa AUD/NZD juga turun?
Karena divergensi RBA–RBNZ sudah diperhitungkan sebelumnya dan trader mengambil untung.
Kapan inflasi Australia kembali ke sasaran?
Diperkirakan pada akhir 2027.
