Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menahan Official Cash Rate (OCR) di 2,75% pada Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB. Keputusan ini berbeda dari konsensus pasar yang memperkirakan kenaikan 25 basis poin ke 3,00%.
Sebelumnya, PipTrail membahas perkiraan kenaikan ini di RBNZ diperkirakan naikkan OCR ke 3%.

Isi Keputusan
- Voting 4β3: empat anggota memilih menahan, tiga memilih menaikkan.
- Inflasi kuartal III turun ke 3,7% dari 4,1%.
- RBNZ memperkirakan inflasi naik ke sekitar 4,4% pada kuartal Desember, terutama karena bahan bakar.
- Pengetatan kebijakan masih mungkin; keputusan berikutnya pada Desember bersama Monetary Policy Statement.
Reaksi Pasar
NZD melemah karena pasar sudah memperhitungkan kenaikan. Sebelum keputusan, NZD/USD berada di sekitar 0,5700, dan nilai tukar tertimbang NZD sudah turun sekitar 3% sejak awal September. Kisaran netral OCR menurut RBNZ berada di 2,20%β4,10%, sehingga 2,75% masih tergolong di bagian bawah kisaran tersebut.
Mengapa RBNZ Menunggu?
- Inflasi turun pada kuartal III.
- Inflasi tanpa bahan bakar di sekitar 3,0%, mendekati target.
- Ketidakpastian global menjelang keputusan The Fed.
Implikasi bagi Trader
| Pasangan | Kecenderungan |
|---|---|
| NZD/USD | Tertekan dalam jangka pendek |
| AUD/NZD | Terdukung, karena CPI Australia di atas perkiraan |
| NZD/JPY | Bergantung juga pada keputusan BoJ |
Keputusan dengan voting tipis bisa diikuti volatilitas lanjutan saat pejabat RBNZ memberi komentar. Analisis AUD/NZD ada di analisa mingguan AUD/NZD. Pernyataan resmi tersedia di situs RBNZ.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas menggunakan leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa OCR RBNZ setelah 28 Oktober 2026?
RBNZ menahan Official Cash Rate di 2,75%, berbeda dari konsensus yang memperkirakan kenaikan ke 3,00%.
Bagaimana reaksi NZD?
NZD melemah karena pasar sudah memperhitungkan kenaikan suku bunga sebelum keputusan diumumkan.
Apakah RBNZ akan menaikkan suku bunga pada Desember?
RBNZ menyatakan pengetatan kebijakan masih mungkin diperlukan, dengan proyeksi inflasi naik ke sekitar 4,4% pada kuartal Desember.
