Yield US Treasury bertenor 10 tahun berada di sekitar 4,986% pada 27 Oktober 2026, hanya sedikit di bawah level psikologis 5%. Yield tenor 2 tahun di 4,731% dan tenor 30 tahun di 5,300%.

Mengapa Yield Tinggi?
- Ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama. Pasar memperhitungkan peluang kenaikan The Fed hingga Desember.
- Ekspektasi inflasi. Survei Conference Board menunjukkan ekspektasi inflasi konsumen 12 bulan sekitar 5,8%.
- Kebutuhan pembiayaan pemerintah AS yang besar.
Dampak ke Pasar Forex dan Komoditas
| Aset | Dampak yield tinggi |
|---|---|
| Dolar AS | Cenderung terdukung |
| USD/JPY | Cenderung naik karena selisih yield dengan Jepang |
| Emas | Tertekan, karena emas tidak memberi bunga |
| Mata uang Asia | Tertekan; rupiah melemah ke Rp18.156 |
| Obligasi negara berkembang | Yield ikut naik, misalnya SBN 10 tahun 7,54% |
Selisih 10 Tahun dan 2 Tahun
Selisih yield 10 tahun dan 2 tahun sekitar 25,5 basis poin. Kurva yang menanjak tipis ini menunjukkan pasar memperhitungkan suku bunga jangka panjang yang tetap tinggi.
Yang Perlu Dipantau
- FOMC Kamis 01.00 WIB: pernyataan tentang arah suku bunga dan neraca.
- PDB kuartal III dan PCE AS pada Kamis malam WIB.
- Level 5%: penembusan yang bertahan bisa memicu tekanan lanjutan pada saham dan emas.
Pengaruh yield terhadap USD/JPY dibahas di analisa USD/JPY 28 Oktober. Dampak yield obligasi Eropa ada di yield obligasi Prancis tembus 5%. Data resmi tersedia di US Treasury.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas menggunakan leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa yield Treasury 10 tahun pada 27 Oktober 2026?
Yield Treasury 10 tahun berada di sekitar 4,986%, mendekati level psikologis 5%.
Mengapa yield Treasury tinggi berpengaruh ke forex?
Yield tinggi mendukung dolar AS, mendorong USD/JPY naik, menekan emas, dan menekan mata uang Asia termasuk rupiah.
Berapa selisih yield Treasury 10 tahun dan 2 tahun?
Dengan 4,986% dan 4,731%, selisihnya sekitar 25,5 basis poin.
